Tuesday, 3 June 2014

don't ask to me to be a man!

Tolong Jangan Pinta Aku menjadi Laki-laki

Aku adalah seorang wanita. Memiliki fisik normal seperti layaknya wanita pada umumnya. Maka wajar bila aku harus bertingkah seperti wanita. Untuk alasan tertentu, aku harus seperti itu hingga akhir kehidupanku.
Wanita dan laki-laki telah jelas perbedaan yang ditetapkan Allah. Ia sama-sama manusia namun berbeda jenisnya. Dalam menjalankan fungsi kodratinya, wanita dan laki-laki hendaknya bergandengan sebab keseimbangan itu yang diidamkan. Aku adalah seorang muslimah. Tentu Allah memiliki aturan jelas tentang bagaimana aku harus berpakaian dan bertingkah laku. Sebab aku mendaftarkan diri sebagai orang yang beriman, maka ujian dari Allah berikan..
Satu, dua, tiga ujian dilewati…
Menjadi muslimah tak sesulit yang dibayangkan..
Tiga, empat, lima ujian berlalu….
Ternyata kendala itu datang dari orang terdekat. Siapa lagi kalau bukan manusia?

Hai dunia, Aku seorang akhwat yang jelas beda dengan ikhwan. Berarti sah saja bila aku berpakaian muslimah, dong? Dalam beberapa kondisi memang sedikit sulit bila kita bergamis dan berkerudung lebar nan panjang saat melakukan kegiatan sporty. Eh ternyata tidak juga setelah terbiasa. Bila jilbab yang kita kenakan benar, sesuai syariat insya Allah kesulitan itu sungguh tiada arti.
 Singkat cerita, aku gelisah dengan kondisi lingkunganku. Saat ada event pendakian kecil-kecilan, tentu aku lebih memilih bergamis daripada memaksa diri mengubah penampilan menjadi laki-laki. Heii.. namun apa yang terjadi? Beberapa kawan-kawanku menyayangkan pilihanku.
Kata mereka, “Nitaa.. kasihan lho gaunmu kotor nanti..”.
*pasang muka lele* “Eh waduh masalah buat lo? (galak :3)”

Don’t you remember? Dalam sebuah hadits shahih dari ibnu Abbas Radhiallaahu anhu dia berkata: ‘Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam telah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang berpenampilan seperti laki-laki (HR. Al-Bukhari).

Duhai saudaraku yang keren-keren, sudikah kiranya membantuku supaya tak dilaknat Rasulullah?
Mari bantu sesama saudara dengan menjaganya istiqomah berusaha meraih ridha-Nya^^

Bukankah kita saat ini dalam perlombaan mencari perhatian-Nya? Fastabiqul khairat ya!